SENTANI- Tuhan menciptakan alam Papua, Dia telah menyediakan beraneka macam plora dan pauna. Sejak dahulu tidak ada siapapun yang menguasai, memelihara dan memerintah tanah dan orang asli papua selain orang Papua sendiri.
Namun, dengan adanya neo-kolonialisme di atas tanah Papua Barat, dimana Belanda tinggalkan Papua Barat pada tahun 1963 dan indonesia mulai melakukan pendudukan di tanah bangsa Papua melalui INVASI MILITER besar-besaran, dengan jalan membumi hanguskan lingkungan hidup penduduk pribumi serta membunuh dan menghilangkan paksa nyawa orang pribumi dari bangsa Papua, yang sebenarnya melanggar Hak-Hak Asasi Manusia dari bangsa Papua di bagian Barat pulau Papua. Continue reading
KronologisLengkap Dari Tempat Kejadian
Penindasan tidak henti-heti terjadi terhadap rakyat papua oleh TNI/POLRI maupun masyarakat sipil Indonesia, yang hidup di seluruh tana papua, namun kali ini terbukti di kota sorong pembunuhan ini yang ke tiga kali dari masyarakat indonesia terhadap Rakyat Papua. Yang pertama terjadi di sorong pusat (sorpus) seorang Anggota DPR Raja Ampat di bunu dan dibuang dalam parit lalu ditemui oleh keluarganya satu tahun yang lalu di sorong. Yang kedua terjadi di belakang rumah sakit sele-besolu sorong seorang anggota polisi Kabupaten Raja Ampat. yang ketiga belakang pasar bersama. Continue reading
Jayapura Papua Selasa 29 Mei 2012, sekitar pukul 10: 18 wp. Para tourist Jerman saat sedang mandi di Pantai Pesti dengan istri lalu ditembak, yang menembak seorang tourist ini oleh aparat Negara Indonesia, ditembak dengan memakai senjata api laki-laki seorang tourist Jerman ini kena tembak di bagian tulang rusuk dan di bagian kaki mengakibatkan hingga tewas, istrinya tidak ditembak, pelaku penembakan memakai mobil avanza silver dan pelaku tersebut melarikan diri hingga saat ini tidak dipastikan siapa pelaku itu TNI, POLRI ataukah KOPASUS Indonesia. Sebentara korban tersebut sedang dirawat di rumah sakit Dok 2 Jayapura Papua. Continue reading
Wamena 24-05-2012_Dengan Terbentuknya Lembaga Masyrakat Adat (LMA)
Militer Indonesia Sedang mengatur strategi untuk Membunuh Rakyat Papua Barat dan mereka juga telah menghadirkan (satu) 1 Lembaga Tersebut LMA (Lembaga Masyarakat Adat) maka dalam kegiatan ini TNI Menampingi Kepala-kepala suku, dan mendesak Harus Masuk Dalam bingkai NKRI dengan cara paksaan.
Demikian pelaksanaan inipun yang hadir hanya kepala-kepala Suku mewakili 9 orang yang mengikuti penandatanganan untuk Mempertahankan Papua Masuk di Bingkai NKRI. Continue reading
FOR IMMEDIATE RELEASE
PRESS RELEASE
AHRC-PRL-016-2012-ID
INDONESIA: Penyangkalan pemerintah di sesi UPR PBB sangat mengecewakan
(Hong Kong/Geneva/Jakarta 23 Mei 2012) Hari ini, rekam jejak penegakan hak asasi manusia (HAM) Indonesia dievaluasi oleh Dewan HAM PBB dalam sesi ke-13 Universal Periodic Review di Jenewa, Swiss. Beberapa isu kunci seperti perlindungan atas kebebasan beragama dan situasi hak asasi manusia di Papua diangkat oleh banyak negara-negara anggota PBB yang berpartisipasi di dalam sesi tersebut. Continue reading
Hi friends
Di antara teman2 mungkin ada yang sudah ikuti perkembangan hari ini, mungkin yang belum, jadi saya kirim sedikit update dari review HAM di Indonesia di Dewan HAM PBB. Ini proses di mana Indonesia harus kasih tangkapan mereka tentang situasi HAM di Indonesia, terus masuk ke dialog di mana negara2 lain boleh intervensi dan sampaikan pendapat, kekhawatiran atau rekomendasi mereka. Continue reading
KNPB_PegununganBintangNews: 01 Mei 2012 KNPB Peggunungan Bintang mengalang ratusan masa rakyat Papua di Oksibil menyikapi hari anekesasi Papua Barat ke dalam NKRI diiringi pawai bendera Bintang Kejora. Demonstrasi ini hampir semua Papua dilakukan karena, Anekesasi Papua ke dalam NKRI dalam hal ini penyerahan Administrasi Pemerintahan Papua oleh Belanda kepada UNTEA dan Indonesia terjadi, bukan karena atas kesepakatan orang asli Papua namun itu, kehendak Belanda, Amerika dan Indonesia, maka Rakyat Papua ada hak untuk menentukan nasib sendiri.
by KNPB Peggunungan Bintang